Showing posts with label In Memoriam. Show all posts
Showing posts with label In Memoriam. Show all posts
Pita Hitam di HKN ke-51
Ndada baju hitamku
Jadi pita hitam saja tambah senyum yang mudahmudahan manis
#SelamatHariKesehatanNasionalIndonesia
#Dokterberduka
#RIPdrDiondiPulauDobo
Labels:
agiq,
Friends,
In Memoriam,
The Job
Posted by
a.g.i.q
at
Thursday, November 12, 2015
Golkam
Wajik atau baje' atau baye' atau golla kambu
Dibuat dari beras ketan, kelapa parut dan gula merah, dibungkus daun pisang kering, tanpa bahan pengawet makanan ini tahan berbulanbulan asal proses pembuatannya bersih
Kalau asalnya dari tanah Mandar, maka bentuknya seperti ini, bila bungkusnya dibuka tampaklah seonggok kecil penganan berwarna coklat merah, berkilau dan lengket, namanya Golla Kambu ato Baye'
Kalau dari tempat lainnya, lain pula bentuk dan namanya
Tapi semuanya memiliki rasa manis (sekali)
Bila ada kawan datang dari tanah Mandar, maka pesananku hanya ini
"Bawakan saya golla kambu, yaaa, " begitu pintaku selalu.
Belinya tidak sulit, mudah didapat di toko atau di rumah penduduk yang memproduksi oleholeh khas ini
Bila betul dibawakan sebagai buah tangan oleh kawan, maka dengan penuh kesyukuran dan kepelitanku, kusembunyikan hanya untuk diriku sendiri.
Orang lain tidak boleh dapat!
Orang lain tidak perlu tau, hahaha....
Mungkin aneh buat kalian tapi sesungguhnya terjadi! Kesyukuran dan kepelitannya, maksud saya! 😀😀😀
Mengunyah golla kambu perlahan bagi saya adalah prosesi unik, semacam ritual khusus yang sudah saya jalani sejak pulang PTT 14 tahun lalu.
Di setiap gigitanku itu selalu ada kenangan yang mengalir silih berganti, kenangan manis, kenangan pahit, kenangan heboh, semuanya.
Tentang rumah kecilku yang berwarna biru putih dan bertirai bungabunga biru kecil di samping Puskesmas Banggae II Majene,
Tentang anakanak kecil di sekitar rumah yang senang bermain di halaman yang luas, bahkan masuk nonton vcd film kartun, jumlah mereka tak kurang dari 10 orang, kadang semuanya kuangkut dengan ambulans L300 milik Puskesmasku ke dermaga Majene hanya untuk sekedar menghirup angin laut sore hari dan minum susu kotak seorang satu.
Tentang perkawananku yang aneh dengan seorang Dokter Nasrani Sangir dan seorang mbak Hindu Bali, kami bisa menangis lantas tertawa bareng setelah samasama menghayati beratnya kehidupan di Tanah Rantau
Tentang gelar Dokter Teladan Propinsi yang kudapat dari sana, waktu itu Mandar masih termasuk bagian Sulawesi Selatan, belum Barat
Tentang semua kawan dan keluarga di sana, di Tanah Mandar, tempatku menghabiskan masa PTT 3 tahun 6 bulan (3 tahun PTT resmi, 6 bulan kerja untuk WHO urus pasien Kusta
Kenangan tentang tempatku membagi ilmu dan memberikan pelayanan kesehatan di sana, tentang bagaimana hidup bermasyarakat
Kenangan tentang kasih sayang orangorang Mandar pada saya
Dan di sinilah saya dengan golla kambuku, melihat film lama terputar kembali di benak,
Indah....
Dari Abad Yang Lalu (Saat Hi-tech Belum Mewabah)

Ada yang terdengar akrab dengan quotequote atau penggalanpenggalan kalimat di bawah ini?
Hujan datang, kambing lari, belanda mabok, oeeee... oeeee... oeee....!
Tante gode, naik di becak, becak ta'putar, tante gode ta'lempar!
Tumbu'tumbu' blanga, belanga minyak drom, drom cakalele tung tung tung...sambahyang kapiten, buka satu di bawah!
Cincin banca, banca laku banca, tana sai panikia naku malomalonda, i ponda', i dare', antama ko ponda' antama ko dare'!
Kacangkacang panjang, siapa yang panjang, dia jadinya! Kacangkacang panjang siapa yang pendek dia jadinya!
Ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalanjalan selalu riang gembira, makanan lezat itulah yang dicari, ini dianya yang terbelakang!
Putihputih melati putri salju, merahmerah delima pinokio, siapa yang baik hati cinderella, dia yang masuk surga!
Somesomedang hompimpa, somesomedang hompimpa!
= hompimpa alayung gambreng, mak ica pake baju rombeng!
Ayo main Pancasila, ayo mi...
Pancasila lima daaaasar! ABCDEFG! Nama orang : Gani! Nama jalan : Gunung bawakaraeng! Nama buah : Gandaria! Nama hewan : Gajah!
Lihat kebunku, penuh dengan bunga, ada yang putih dan ada yang merah, setiap hari kusiram semua, mekar mewangi, semuanya indah!
Desaku yang kucinta, pujaan hatiku, tempat ayah dan bunda dan handai taulanku. Tak mudah kulupakan, tak mudah bercerai, selalu kurindukan, desaku yang permai
Pelangi pelangi alangkah indahmu, merah kuning hijau di langit yang biru, pelukismu agung, siapa gerangan, pelangipelangi ciptaan Tuhan
Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya. Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau DOOOR! Hatiku sangat kacau! Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat
Bila kuingat lelah ayah bunda, bunda piarapiara akan daku, sehingga aku besarlah. Waktuku kecil hidupku amatlah senang, senang dipangkudipangku dipeluknya, serta diciumdicium, dinamakan, namanya kesayangan
In Memoriam : Pak Chris and Pak Madattu

Pak Chris was our favorite teacher at Nusantara Junior High School. He was teaching Math, the lesson that my friends love, but not to me! I do not interest with number.
But I know, we love him verri mucho!
Why?
Because he loves us too!
Although he's always yelling at us, called us Gombal (some kind of stupid) and Kurang Gizi (Malnutrition) when we didn't do the math task or do not want to get any math lesson that day because of boring!
I know, he just wanted to give us sciences, experiences, and the meaning of life.
But I know, we love him verri mucho!
Why?
Because he loves us too!
Although he's always yelling at us, called us Gombal (some kind of stupid) and Kurang Gizi (Malnutrition) when we didn't do the math task or do not want to get any math lesson that day because of boring!
I know, he just wanted to give us sciences, experiences, and the meaning of life.

We have Pak Madattu for Geography lesson
He's calm, never yelled, and never angry to us
He's my favorite teacher, too.
He teach us the soil coats, the erosion, the climate, the weather change, the 7 atmosphere layers, ...
Are there any different between the atmosphere coats and the heaven sky?
On which coats do Pak Madattu now?
He's calm, never yelled, and never angry to us
He's my favorite teacher, too.
He teach us the soil coats, the erosion, the climate, the weather change, the 7 atmosphere layers, ...
Are there any different between the atmosphere coats and the heaven sky?
On which coats do Pak Madattu now?
I think, Pak Chris and Pak Madattu are watching us now, smiling and knowing that we still love them, miss them, and hoping all the best for them.
Subscribe to:
Posts (Atom)


