Showing posts with label Friends. Show all posts
Showing posts with label Friends. Show all posts

Pita Hitam di HKN ke-51



Ndada baju hitamku
Jadi pita hitam saja tambah senyum yang mudahmudahan manis

#SelamatHariKesehatanNasionalIndonesia
#Dokterberduka
#RIPdrDiondiPulauDobo

Dan Cecarlah Kami


Ini foto kemarin, pas Hari Pahlawan 10 Nopember 2015
Ini foto kami, sebagian kecil dari 155 orang Orbita FKUH'91, yang sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, dalam dan luar negeri, hm.... bahkan beberapa dari kami sudah mendahului kami ke alam lain.
Kami menyempatkan diri berkumpul di suatu sore mengadakan arisan, memperkuat silaturrahim, saling berkabar satu dengan yang lain, bercerita soal kawan, keluarga dan pasien.
Janjinya sesuai undangan jam 4, tapi yang lucu, kami tidak datang bersamaan, ada yang beda semenit, 2 menit, stengah jam, bahkan ada kawan yang sudah pulang baru kawan yang lain datang.
Kenapa begitu?
Karena urusan kami sebelum dan sesudah acara ini bedabeda.
Ada yang mesti menyelesaikan poli dulu di siang hari, ada yang mesti visite pasien dulu, ada yang mesti tuntaskan operasi, ada yang harus urus anak dan suami dulu baru bisa bebas ke arisan, lantas ada yang buruburu pergi karena sudah ditunggu pasien di tempat praktek, atau di meja operasi!!

Memang yang tampak di luar adalah kami semua tersenyum, ketawa, bahagia.
Kalian mungkin tidak tau apa yang kami lewati seharian ini, hanya agar kami bisa bertemu dengan kawan sahabat hanya selama setengah jam itu!!
Memang yang kelihatan hanya baju yang bagus dan warnawarni.
Kalian mungkin tidak mengerti kenapa kalo kalian berada di dekat kami, kami (saya ji barangkali ini di'!!! Nanti marah kawankawanku :D ) ternyata sangat sakkulu, karena baju yang dipakai menjelang maghrib itu adalah baju yang dipakai sejak pagi dan sudah diajak thawaf dan sai' keliling RS!!

Sudah berhari, berbulan, bertahun, kami membaca dan mendengar di berbagai media soal profesi dokter yang disorot, disudutkan, dicecar...
Ah, kalian tidak pernah tau apa yang kami alami sesungguhnya setiap waktunya.
Media sering menceritakan berlebih suatu kejadian, bagus kalo positif, tapi kalau negatif, maka hancurlah kami. Karena kami sulit mengelak, sulit membela diri.
Karena bila kami membela diri, kami harus punya waktu dan tenaga ekstra untuk itu.
Bila kami mogok, pasien bisa terlantar toch.
Maka kami dengan kesadaran penuh, sangat menghindari aksi mogok.
Pun itu terjadi, maka kami sudah mengatur sedemikian rupa supaya pelayanan di RS tetap berjalan. Tidak pernah ada RS ato puskesmas atau balai kesehatan yang kosong dengan sengaja akibat cecaran orangorang pada profesi kami.
Pun masuk media, maka ya itu tadi, semua berlebihan diulas.
Kami juga harus percaya bahwa pejabat dari perkumpulan kami atau senior yang duduk di pemerintahan mampu menyelesaikan masalahmasalah kami secepatnya.

Hari ini kami, untuk kesekian kalinya, mendengar berita meninggalnya adik kelas kami di Dobo kepulauan Aru, akibat kecurigaan infeksi viral Post Morbili yang menyebabkan penurunan kesadaran (gejala radang otak/Encephalitis)!!
Ya Allah, dia baru saja pergi menunaikan tugas pada bulan Mei 2015 ini di sebuah pulau kecil di dekat Papua sebagai tugas awalnya menjadi dokter, dia hanya ingin membantu masyarakat di sana.
Ya Allah, ampuni dosanya, lapangkan jalannya, mohon berikan tempat terbaik bagi adik kami almarhum dr. Dionisius Giri Samudra (Andra) FKUH 2009.

Beberapa bulan lalu, kami mendengar seorang adik kami sedang hamil 7 bulan didiagnosis Leukemia. Penanganan yang sulit dihadapkan padanya, antara menunggu waktu kelahiran yang normal namun membahayakan si Ibu yang semestinya segera dikemoterapi, atau terminasi kehamilan saat 7 bulan itu. Dan si Ibu memilih untuk menunggu sang bayi lahir pada waktunya!!
Alhamdulillaah 2 minggu lalu si bayi lahir dan si Ibu sekarang mendapat terapi untuk penyakitnya.

Dua minggu lalu ada dokter yang ikhlas menyumbangkan satu ginjalnya untuk anaknya. Rela melewati nyeri dan rasa seram saat operasi. Ikhlas menerima kenyataan ginjalnya tinggal satu dan harus dipelihara sebaikbaiknya.

Dokter itu manusia biasa.
Bisa sehat dan tertawa, bisa sakit dan parah bahkan meninggal.
Kasusnya banyak, kawan, hanya tak sempat diangkat saja.
Tidak menarik buat dibahas detail. Yang menarik adalah :
Ternyata gaji dokter sangaaaaaaat tinggi (Iyakah? Keponu anuuuu...)
Ternyata ada namanya gratifikasi dari perusahaan obat (lihat definisi gratifikasi dan UU yang mengatur pemberian dana tsb!)
Ternyata sekolah kedokteran mahal dan setelah wisuda para dokter itu menghalalkan segala cara untuk balik modal (piciknya bila ada dokter yang demikian. Mudahmudahan tidak ada)

Ah... kalian tidak paham apa yang sesungguhnya kami lalui
Kalian tidak mengerti cerita sebenarnya selain yang dibaca di koran, di medsos, di TV, dll
Detailnya ada, kawan....
- Mulai dari kami lulus ujian masuk FK,
- Kelaskelas kedokteran yang amat panjang dan melelahkan,
- Kehidupan sebagai koasisten di RS dengan makan dan tidur yang tidak teratur,
- Selesai sekolah harus ujian kompetensi,
- Dapat penempatan di RS dengan fasilitas yang minim,
- Dapat Puskesmas di daerah yang masih menggunakan kelapa, pisang, ikan atau hasil bumi lainnya sebagai alat barter jasa pelayanan dokter
- Harus naik turun gunung dengan berjalan kaki ke wilayah daerah tertinggal di pelosok desa, kadang berkuda, atau menyeberangi sungai dan laut
- Harus berpisah dari keluarga saat menimba ilmu di negeri orang,
- Saat harus duduk di kursi pejabat dan membawa aspirasi seluruh dokter Indonesia,
- Masalah jasa medis yang tidak sesuai tarif pelayanan, dan tidak adanya transparansi keuangan dari jajaran direksi
- Terpaparnya kami dengan darah/penyakit yang diderita pasienpasien kami,
- Debaran jantung saat mengiris tubuh pasien dan berusaha menyembuhkannya,
- Masalah seorang dokter yang sementara melakukan operasi pasien anak dan di rumah anaknya sendiri sedang demam (bagus kalau rumahnya di sebelah RS, anak dekat saja.... lha kalau anaknya ada di seberang lautan, piye???)
- Kadang kami harus bertemu dengan masyarakat yang menganggap kami superman/woman yang harus melayani 24 jam,
- Perasaan yang tersayat saat pasien tidak sembuh,
- Dst dst dst.....
Kami melalui dan merasakannya, kawan
Walaupun mungkin apa yang kami alami itu tidak bermakna bagi perputaran dunia

Kami mungkin hanya jadi Pahlawan bagi sebagian orang yang sudah pernah kami 'touch', karena kami sadar semua itu adalah kehendak Tuhan. Semua yang terjadi adalah atas kuasaNYA.
Jadi mohon jangan anggap kami dewa,
Jangan pula anggap kami penjahat.

Kami hanya manusia biasa dengan sekian banyak problema hidup seperti orang lain.
Kami hanya ingin hidup tenang seperti orang lain, supaya bisa melaksanakan tugas sebaikbaiknya.
BTW, selamat Hari Kesehatan Nasional 12 Nopember 2015

Gank Golla kambu



Dan pada suatu hari
Saat gank Golla Kambu berkumpul

Tak selalu bersua, beda kerja wara wiri
Rindu membukit mungkin seperti bisul

Sekarang, cobalah tebak apa yang terbagi
Cerita, cerita yang terurai tak lagi tersimpul

--botlem kafe gayagaya, 181015

Suatu Malam di Tepi Pantai Losari



(Di depan penjual pisang epe langganan, sebetulnya!)

Kenapa ya banyak yang suka kegiatan nongkrong?
Dudukduduk bercerita, tanpa tema, bicara melompatlompat dari 1 topik ke topik lainnya.

Ningkrong bersama kawan sehati! Yayaya.... Kawan sehati itulah sebabnya!
Sehati itu tak berarti seide, belum tentu sama kompetensi keahliannya, bisa saja ndak seilmu, tidak seiyasekata, apalagi seagama, apalagi jenis kelamin, apalagi model rambut (ehm....) dan sepatu

Bisa saja semuanya berbeda, tapi sehati.
Dan sehati itu adalah bisa menerima semua kelebihan yang satu dan memaafkan kekurangan yang lain. Mampu mengerti apa yang diceritakan si A, padahal mungkin tak suka dan lebih seide dengan si B.
Perseteruan dan perseruan bila tak setuju, diiringi ejekan dan tawa lucu, tak pernah berakhir keras.

Jadi nongkrong itu nikmat dengan siapa saja, yang penting sehati!
Nongkrong pun bisa di mana saja, asal nyaman untuk berbagi cerita
Tak berarti pula diskusi harus sampai di resume karena banyaknya topik yang tercetus.

Waktu menjadi sangat singkat untuk itu.
Dan hilang sehari bisa sudah rindu

Antrian OK Siang Ini


"Dok, pasien struma stabil, tube sudah dilepas, sudah sadar baik, suara tidak serak, pindah ke recovery room ya Dok," kata perawat OK pada saya
Saya mengangguk, mendekati pasien yang 3 jam ini menemaniku dalam diam di OK. Dia masih terbaring di atas brankar setelah dipindahkan dari meja op, "Haiiiii..... operasinya sudah selesai ya dek, terimakasih tadi kamu ndak menyulitkan saya,"
Pasien menatapku heran, mungkin pikirnya, kenapa dokternya yang bilang terimakasih, "Saya yang terimakasih, Dok, terimakasih banyak." sahutnya pelan
"Samasama dek," senyumku lebar sambil menepuk lengannya ringan.
Iya, senyumku lebar karena pasien baikbaik saja.
Senyumku tampak lebar karena masker sudah kubuka.
Pasien itu didorong ke RR.

Perawat datang lagi, "Dok, pasien berikutnya langsung atau Dokter mau makan dulu?"
"Istirahat dulu deh, makan dulu..." sahutku
"OK Dok, tapi dr. Wahyu Wibowo dan dr. Azwar Amir juga ada jadwal jam 1 ini... sapatau dr. Agi mau duluan, karna pasien Obgyn ada antriannya juga?"
Saya membelalak "Ohyaaaa yaaaaa..... saya harus duluan, saya musti nomor 1!! Tidak boleh kalah sama 2 orang ituuuuuuhhhhh!! Kalian makanlah cepatcepat, tak usah dikunyah langsung telan saja yaaaaa.... trus kita mulai kerja pasienkuuhhhh...." seruku diiringi tawa perawat yang berhamburan pergi makan siang.

Dan inilah tampang saya, kak bowo dan bang azwar siang menjelang sore ini, saya selesai duluaaaaaan.....
Byebye semuanyaaaaa.....
Selamat bersesorean di OK, saya mau pigi bergaul dulu....

*Welcome weekend!
*Happy Friday everyone 😊😊😊
*happy starting weekend

ellong maggere tellu




itu cuma judul, tak perlu menatap leher bergaris 3 itu, karena yang saya minta difokus adalah kalungnya, kalung manik pemberian seorang sahabat, kalung dari tana toraja, tanah impiannya
saya mau jadi peneliti, saya mau tinggal di beberapa tempat, saya mau menulis
terlalu banyak maumu, dek, seruku menahan tawa, karena yang kejadian dia hanya terdampar di makassar dan sibuk melakukan hal lain
begitulah kehidupan, kadang kenyataan tak sesuai citacita, dikejar sampai poso pun kalau tak berjodoh akan sulit realisasinya
tapi sepanjang kita menikmati kehidupan kita sekarang, tidak nengok kirikanan, maka akan damai bahagialah hidup kita.
seperti bahagianya saya mengalungi manik ellong maggere tellu ini

Karebosi pada suatu hari



Dudukduduk di karbos liat orang jogging

Atlit Pelari


Inilah bedanya atlit pelari dan pelari katturukturukkang :

πŸƒ Atlit pelari bisa pasang wajah apa saja termasuk mencucumencucu karna sudah punya banyak foto di lapangan
πŸ’ƒ Atlit palsu hrs pasang wajah cantik karna tidak ada kasiang fotonya di lapangan)

πŸƒ Atlit pelari tau spot dan angle bagus untuk dirinya
πŸ’ƒ Atlit palsu tidak tau, buktinya biar jidat terang benderang juga tidak sadar

πŸƒ Atlit asli tidak bawa ransel dan kacamata hitam
πŸ’ƒ Atlit palsu bawa sisir, lipstik, kartu kredit, bedak basah, payung, jas hujan, pil kuat, baju ganti, obat anti sakkulu)

πŸƒ Atlit asli tidak pegangpegang air minum, tapi HP yang ada kabelnya, yang disambung ke aplikasi khusus olahraga jogging, kalo ndak salah yaaaa....
πŸ’ƒAtlit palsu pegang air minum, lari 10 meter, glekglek 5 kali)

Begitulah....
Apa boleh buat.....

JD


Dia Johnidy, dia JD, dia John, dia kawanku
Mungkin 24 tahun kami tak bersua
Sejak lulus itulah
Jangan tanya lulus apa, karena jelas jawabanku pasti : lulus TK-laaaah !!!

Dia pintar, dia baik, dia halusbudi, dia kawanku
Beri dia soal matematika+fisika, pasti dia jago menjawabnya
tempat nyontekku dulu ya dia ini,
dia bisa tau soal yang manamana yang akan keluar dulu di ujian Ilmu Pasti
Hm.... mungkin dia sejenis dukun ya kalo begini!
Cenayang!!
Mungkin kalau malam dia nyalakan hio dan dapat wangsit untuk soalsoal ujian sekolah, sementara saya tidurmanis lantas keesokan harinya sisa menyontek sahaja

Dia sangat hormat pada guru, (seingatku) tak pernah nakal apalagi membangkang
Entah dulu dia pernah turut berkelahi waktu sekolah kami diserbu anak STM atau malah lari sembunyi
Datanya tak jelas di sini, karena saya sendiri sibuk melempar batu ke arah para penyerbu itu di luar pagar sekolah!!

Berbahasa Bugislah dengannya, akan tampak kehalusanbudinya
Ditertawakannya saya, karena saya tak fasih menyusun kalimat Bugis, sementara dia casciscus dengan bahasa ibuku itu!!
Jangan lagi tanya casciscus Einggreisnyaaaaaa.......
Suatu kali diajarnya saya berbahasa Einggreis, "Giq, kau ini Menteri Kesehatan atau kerja di Kementrian Kesehatan?"
Saya jawab, "Kemenkes-laaaah!! Ouwww.... salah ya biodataku?"
Dia ngomong lagi, "Hmmm... hmmm..... kukira kau sengaja!! Lucumu Agiq!!"
Kutuntas dengan, "Awweeeee John, salaaaah itu salaaaah, begoknya sayaaa!!" Hahaha...

Itulah dia
Kawanku sejak dulu
Kami berbeda dan tetap berbeda
Hitam dan putih
Pemalas dan rajin
Belagu dan halusbudi
Makassar dan Melbourne
Tapi mudahmudahan kami tetap saling sayang, saling ingat dan saling bantu (maksud saya, John yang selalu bantu saya, dalam apapun itu, hahaha....

Selamat berlibur di Makassar John,
Jangan kapok datang ya ces 😊😊😊
*lagi mengunyah nougat Ausy oleole dari John

Liga Futsal Smansa Makassar


2 hari jadi suporter futsal The 91-ers di Liga Futsal Smansa Makassar, hasilnya begini :

Malam ini saya cerita sama bang Azwar semua kejadian dan kelucuan di lapangan
Lantas kubilang kalo teknik permainan 91 cukup bagus, padahal cuma latihan 2 kali... cuma memang lawan mainnya lebih bagus lagi, jadi kalah fairji tawwa (saya berusaha pasang muka ikhlas, rela dan ridho)
Akhirnya Bangazwar memutuskan bahwa berarti 91 ndak kalah, cuma angkanya lawan lebih banyak
!!

Senangku....

Arisan


Arisan adalah kelompok orang yang mengumpul [[uang]] secara teratur pada tiap-tiap periode tertentu. Setelah uang terkumpul, salah satu dari anggota kelompok akan keluar sebagai pemenang. Penentuan pemenang biasanya dilakukan dengan jalan pengundian, namun ada juga kelompok arisan yang menentukan pemenang dengan perjanjian. (Wikipedia Indonesia)
Arisan dilakukan oleh berbagai kelompok, keluarga, ibuibu, kawan kuliah, dll
Di foto ini contohnya, ini adalah sekelompok gadis remaja (????) yang berkumpul dan mengumpulkan uang, namun waktunya tidak tetap, sukasuka mereka, kadang sebulan sekali, 2 bulan sekali, kapan saja mereka sempat.
Tempatnya bisa di mana saja, di rumah salah satu anggota, di rumah makan andalan, di kafe baru, kadang dirangkaikan dengan halal bi halal, ulangtahun kawan, dan lainlain.
Akibatnya 1 putaran arisan para gadis remaja ini tak kunjung usai. Mungkin sudah memasuki tahun ke-4 padahal anggotanya cuma 19 orang
Berkumpul
Itu intinya
Bukan uangnya
Tapi kadangkadang juga uangnya yang jadi masalah, apalagi kalau tidak sempat hadir atau tak bisa segera transfer lantas kelupaan.
Hutang bertumpuk, yang arisannya naik saat diundi, kekurangan terima
Tapi semua tertutupi dengan suasana ceria, cerita ngalorngidul kadang tak selesai karena ada topik yang lebih seru
Cerita tak tuntas karena perlu senyum ke kamera lantas lupa tadi lagi omong apa, ada kabarkabari dari berbagai penjuru, lantas foto lagi dan lagi
Tak pernah tuntas tapi tidak juga bosan
Stay healthy friends
Stay young and happy
*agiq, salahsatu gadisremaja anggota arisan, kelahiran 91

Pintu Ruang Praktek



Saya lagi nungguin pintu itu terbuka dengan dumdumglet.
Siapapun bisa membuka dari luar karena tidak terkunci dan memang masih jam praktek waktu gambar ini di-klik.
Malam ini saya sudah membuat perjanjian dengan beberapa orang.
Yang pertama seorang dokter, adik kelas, yang membawa keluarganya berobat,
dia datang dan, alhamdulillaah, saya bisa memberinya saran usaha apa yang harus dilakukan supaya keluarganya sembuh.
Yang kedua seorang keluarga yang bingung dan perlu curhat karena anaknya ternyata pemakai narkoba.
Pun si anak sudah aman dalam bimbingan badan narkotika nasional, ortunya ini tentu perlu "ventilasi" juga untuk meringankan perasaannya.
Dan, alhamdulillaah, saat saya temani menunggu giliran masuk praktek Puang Ibu, dia bisa sedikit gembira karena saya sedikit ahli membuat orang tertawa.
Yang ketiga, seorang kawan yang baik hati datang membawakan oleholeh dari Bali
Ini pun melalui proses menunggui pintu itu terbuka.
Dan alhamdulillaah, kawanku itu datang membawa kue bolu harum yang sangat lembut dan sungguh harum mewangi, dahsyatlah menurutku!
Jadi ingat lagu jaman dulu :
🎼🎡🎢🎡🎢 Sebentaaaaaar lagi, ibu datang
Membawaaa oleeeeeeoleeeeeee
Pisaaaaang goreng, kacaaaang asin, rotiiiiii, kueeee boluuuuuu 🎡🎢🎡🎢
*sederhananya oleole jaman dulu yaaa....
Nah yang keempat, saya masih menunggu dia waktu gambar ini di-klik.
Dia juga kawan lama.
Lamaaaaaa sekali, sudah bertahuntahun.
Sering bertegur sapa dan bercengkerama bersama.
Anehnya saat ini dia berkeras mau bertemu berdua saja.
Katanya ada yang perlu dibicarakan empat mata, penting, urgent.
Tak mau dia sampaikan hal apa yang perlu dibicarakan itu, yang jelas dia tidak sakit, begitu katanya sambil tertawa tempo hari.
Penasaranlah saya.
Penasaran karena tujuannya belum jelas.
Penasaran karena malam makin larut dan dia tak kunjung tiba.
Makin penasaran karena dia tak bisa dihubungi setelah perjanjian kedatangan disetujui kedua belah pihak tadi siang.
Penasaran membuat perasaan dingin di tangan dan kaki saya.
Rasa ingin berkemih pun muncul sampai dua kali saat menunggunya
Dan herannya menunggu membuat hati saya berdebardebar tak menentu, dumdumglet, dumbadumba gleter, berdebar disko!
Terutama waktu gambar ini di-klik.
Karena rasanya sisa dia yang belum datang memenuhi janji malam ini
Pelanpelan saya periksa ruang chatingan dengannya seharian, mencari jejak tujuan ingin bertemu, tapi tak saya dapati datanya.
Begitu pula nihil petunjuk saat saya mengorek memori di kepala waktu mengobrol seharian bahkan beberapa hari sebelumnya.
Jadi akhirnya, saya hanya bisa menatap pintu itu.
Mari kita konsentrasi pada pintu itu.
Siapapun bisa membukanya dari luar sekarang ini.
Termasuk dia yang saya tunggu.
Sudah mulai larut saat tibatiba berkelebat kemungkinan tujuannya bertandang hari ini, malam ini
Kemungkinan pertama : dia mau pinjam duit !!
Kemungkinan kedua : dia mau menyatakan cinta !!
*mari kita kunci pintu itu
*sudah larut
*jangan sampai ada yang bisa membukanya dari luar

Bel Sekolah



Bel ini bersejarah sekali,
Dahulu kala saat dia berbunyi di pagi hari
Yang datang terlambat akan memburu celah pintu gerbang yang terdorong menutup
Sering pula hati kita sering kacau bila tak bikin PR karena itu artinya kita akan serabutan menyelesaikan contekan PR dari kawan yang rajin

Namun bila dia berdentang saat jam istirahat rasa hati mulai gembira
Saat istirahat adalah waktu bercanda ria dengan sahabat setingkat, senior kelas yang baikhati, atau bisa menggoda adik kelas nan cantik jelita

Cerita selanjutnya adalah bila Pak Jenggo membunyikan bel ini pada siang hari
Nadanya beruntun dan ceria
Membawa detak jantung pun lebih gembira
Kita puuuulaaaaang........ begitu selalu
Setiap hari sekolah
Sepanjang tahun
Selama SMA

Sekarang tugasnya sudah selesai
Dia sudah tak didentangkan lagi di awal pagi dan siang hari
Dia sudah diganti dengan bel listrik yang bunyinya lebih tenang dan bentuknya jauh lebih modern
Tapi tak seorang pun yang tega membuangnya
Pun mencopotnya dari cabang pohon besar dekat Ruang Guru
Dia sudah jadi barang inventaris sekolah
Jasanya tak terlupakan
Walau badannya semakin dipenuhi karat karena musim hujan dan kering telah silih berganti
Terharu saya menatapnya
Bel Smansa Makassar

WISKUL di MAKASSAR

KULINER MAKASSAR



Mie Titi (jl. Irian/jl. Wahidin Sudirohusodo, jl. Boulevard Panakkukang,  jl. Datumuseng)
Menu mie kering khas Makassar dgn saos lombok kuning dan lombok Toraja (rawit kecil di dalam cairan cuka)


Coto : coto paraikatte (jl. AP. Pettarani)
Sejenis soto khas Makassar dgn kuah coklat kental, isi : daging, hati, jtg , limpa, usus, dll, bisa dipilih mau makan yg mana)


Pallubasa : pallubasa serigala (jl. Serigala)
Sejenis soto khas Makasar dgn kuah coklat agak encer dicampur serutan kelapa (serundeng), isi : daging sapi  has dalam, biasanya dimakan dgn telur yang dicemplung ke dalam mangkuk pallubasa


Sop Sodara (jl. Irian/jl. Wahidin Sudirohusodo)
Sop khas Makassar, isi : daging, limpa, paru, jantung, disediakan telur asin dan emping utk dimakan bersama
Biasanya dijual bersama ikan bolu/bandeng bakar di warung ikan bakar Pangkep


Nyuknyang : Atiraja jl. G. Nona
Nyuknyang (bakso/meatball) khas Makassar, 1 porsinya terdiri dari nyuknyang halus, kasar dan gorengan, dimakan bersama burasa (lontong khas Mks) dan lombok kuning.
Tersedia paket yang bisa dibawa pulang terdiri dari 5 porsi nyuknyang dengan bibit kuahnya.
Menjual pula somay Makassar, otak-otak dan kroket yang dijual satuan. Enaaaaaaak.....


Rumah Makan Ayam Goreng Sulawesi : jl. Sulawesi, jl. St. Hasanuddin atau jl. Pattimura)
Ayam goreng khas Makassar dengan sambel istimewa, pesan juga sop ayam, enaaaaak......

Rumah makan Pasir Putih (jl. Jend. Sudirman)
Menu sama dgn ayam goreng sulawesi, pemiliknya bersodara


Sop Ubi : jl. Datumuseng (dalam lorong)
Sejenis Sop khas Makassar berisi ayam suir, potongan ubi, tauge, bihun, dan kacang goreng


Seafood :
1. Restoran New Dinar (jl. Lamadukelleng)
Seafoodnya OK, segar, sambel banyak macam, termasuk mangga racak)
Pesan juga baby buncis telur asin, enaaaak.....

2. Restoran Ratu Gurih (jl. Lamadukelleng)
Seafoodnya OK, segar, sambel banyak macam, termasuk mangga racak)
Pesan juga otak2 gorengnya enaaaak....

3. Sepanjang jalan Lamadukelleng ini ada beberapa resto seafood, begitu juga di jl. Datumuseng, jl. Arief Rate, jl. Josef Latumahina (restoran Laelae, Raja Gurih, restoran Bahari, Nelayan, Hade, dll)



Otak-otak ikan Tenggiri
Jl. Ince Nurdin
Jl. Kijang, jl. Boulevard Panakkukang : otakotak ibu Elly

Lumpia dan Jalangkote Sulawesi
Jalangkote : sejenis pastel khas Makassar
jl. Lasinrang (ada beberapa penjual di sepanjang jalan ini)
Jl. Rusa (warung Muda-mudi, Warung Mahkota)
Lumpia dan jalkot ini bisa digoreng setengah matang dan dipaketkan untuk dibawa ke luar Makassar
Menjual pula Es Pisang Ijo dan Pallubutung

Oleholeh khas Makassar : Kacang Disco, dodol Malino, Selai Kaya, minyak Tawon, sarung sutra Bugis, dll
Toko Cahaya (jl. Sulawesi)
Toko Ujung (jl. Somba Opu)
Di sepanjang jl. Somba Opu dan jl. Riburane pantai Losari banyak toko oleholeh dan souvenir khas Makassar


Mudahmudahan berguna yaaaa.....
Kalo ndak suka mungkin karena masalah selera :)
Sent from Agiqbittenapple

Dari Abad Yang Lalu (Saat Hi-tech Belum Mewabah)



Ada yang terdengar akrab dengan quotequote atau penggalanpenggalan kalimat di bawah ini?

Hujan datang, kambing lari, belanda mabok, oeeee... oeeee... oeee....!

Tante gode, naik di becak, becak ta'putar, tante gode ta'lempar!

Tumbu'tumbu' blanga, belanga minyak drom, drom cakalele tung tung tung...sambahyang kapiten, buka satu di bawah!

Cincin banca, banca laku banca, tana sai panikia naku malomalonda, i ponda', i dare', antama ko ponda' antama ko dare'!

K
acangkacang panjang, siapa yang panjang, dia jadinya! Kacangkacang panjang siapa yang pendek dia jadinya!

Ular naga panjangnya bukan kepalang, berjalanjalan selalu riang gembira, makanan lezat itulah yang dicari, ini dianya yang terbelakang!

Putihputih melati putri salju, merahmerah delima pinokio, siapa yang baik hati cinderella, dia yang masuk surga!

Somesomedang hompimpa, somesomedang hompimpa!
= hompimpa alayung gambreng, mak ica pake baju rombeng!

Ayo main Pancasila, ayo mi...
Pancasila lima daaaasar! ABCDEFG! Nama orang : Gani! Nama jalan : Gunung bawakaraeng! Nama buah : Gandaria! Nama hewan : Gajah!

Lihat kebunku, penuh dengan bunga, ada yang putih dan ada yang merah, setiap hari kusiram semua, mekar mewangi, semuanya indah!

Desaku yang kucinta, pujaan hatiku, tempat ayah dan bunda dan handai taulanku. Tak mudah kulupakan, tak mudah bercerai, selalu kurindukan, desaku yang permai

Pelangi pelangi alangkah indahmu, merah kuning hijau di langit yang biru, pelukismu agung, siapa gerangan, pelangipelangi ciptaan Tuhan

Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya. Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon hijau DOOOR! Hatiku sangat kacau! Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat

Bila kuingat lelah ayah bunda, bunda piarapiara akan daku, sehingga aku besarlah. Waktuku kecil hidupku amatlah senang, senang dipangkudipangku dipeluknya, serta diciumdicium, dinamakan, namanya kesayangan





Catatan dari Danau Unhas (teruntuk Orbita'91)



Ada kenangan tersimpan di danau ini
bagiku, bagi kita sekawan FK'91, bagi angkatanangkatan yang lain, bagi fakultas lain, semuanya
bila masuk dari Pintu I Unhas, mengikuti jalan beraspal, layak rasanya bila kepala menengok ke kanan sekejap
(sekejap saja, kalau terlalu lama bisa nabrak atawa ditabrak, bos!)
tampak Danau Unhas di antara pepohonan yang sekarang rimbun
Tampak ketenangannya
Bila kita singgah dan mencoba berlehaleha di tepinya, maka kita akan terlena
hanyut dalam belai angin yang menggeser dedaunan
larut dalam kedalaman airnya yang biruhijau
terpukau saat menyadari sudah bertahun sejak kenangan itu dicetak
telah kabur dan rusak foto di lemari
sudah tak jelas pula runutan kejadian subuh itu
subuh ketiga masa pelonco
subuh bagian waktu Indonesia-Tamalanea
Jam yang hanya Yang Mulia Senior dan Paduka Allah yang tau kapan tepatnya 'subuh' itu

Saat itu
kita berjejer, berbaris rapi, antrian bebek, satu persatu tercelup ke dalam Danau Kenangan
direndam sampai di leher
yang cicing cuma keliatan kucirnya sedang yang cacang keliatan gundulnya seperti nyuknyang,
dan kita semua cacingcacing FK'91 menahan geli dan jijik saat lumpur dan entah makhluk apa di bawah sana merambati tungkai
tigapuluh menit ke mudian kita disuruh naik
ada yang ketinggalan sepatu,
ada yang kedinginan,
ada yang dengan sepenuh jijik mencoba melepaskan lengketan rumput dan lumpur danau dari bajunya,
ada yang masih mengeluselus kepala gundulnya yang masih perih terkena lemparan batu senior tadi saat ketahuan menurunkan sedikit batas air danau itu sampai ke dada (sebenarnya sih usaha untuk menghindari lumpur dan cacing masuk dari bagian leher baju!)

Begitulah
selesai acara berendam spa-lumpur, saat kita naik satu persatu
kita dibaptis dengan telur busuk+kotorankotoran lainnya yang dikucurkan dari kepala hingga bawah,
trus dijemur di pelataran LT-5 seperti daging sampah berjejer
trus dimandisiram 2 gayung (malah jadi tambah amis),
trus mengikuti semua perintah kengkreng dan pompa-seks
trus masuk kelas mengikuti materi, tapi (rasanya) hari itu singkat saja, mungkin karena para pengajar pun hampir pingsan membaui kita sepenuhnya di LT-5
trus keluar lagi mengejarngejar tandatangan senior
dan waktu pulangnya tak ada petepete yg mau mengangkut kita!
sedihnya nasib yunior
dan apalah gunanya semua penyiksaan ini?

Untuk sebuah kenangan, teman
kenangan yang tak kan terbeli oleh apapun juga
untuk sepotong memori lapuk yang akan kita tertawakan bersama bila saling bertemu
untuk sebuah perkawanan yang seharusnya abadi
untuk menanamkan suatu kepatuhan terhadap orangorang yang lebih tua daripada kita (sekarang tidak ada lagi nilai itu, sumpah! Yang yunior berani melawan padahal bego'nya 2009 kali daripada bego si senior!)
untuk sebuah arti dan pengertian bahwa hidup itu adalah putaran roda bagi masingmasing orang
bila pada subuh itu kita samasama direndam, sekarang ini kita terpencar, berkarya dan "menjadi orang" yang mogamoga berguna bagi siapa saja
bahkan ada yang sudah tidak ada
roda bundar yang akan terus berputar

Tak ingin terendam lagi dalam Danau Kenangan, bukan?
citacita terkejar, asa tercapai
Tapi sungguh, bila lewat di Pintu I Unhas, mengikuti jalan beraspalnya
selalu kutolehkan kepala memandangnya
Danau yang telah memberi arti lebih untukku dan mungkin untuk semuanya
walaupun dia bukan guru yang menerangkan A-Z-nya kehidupan
hanya sebuah danau tenang yang ternyata penuh lumpur
Herannya, setiap kali memandangnya, secuil rasa di hati mengirim sensor ke hemisferku dan terbukalah album kehidupanku
selalu begitu selama ini

OK Teman, selalu sehat, ya !
Salam Orbita'91

In Memoriam : Pak Chris and Pak Madattu

Pak Chris was our favorite teacher at Nusantara Junior High School. He was teaching Math, the lesson that my friends love, but not to me! I do not interest with number.
But I know, we love him verri mucho!
Why?
Because he loves us too!
Although he's always yelling at us, called us Gombal (some kind of stupid) and Kurang Gizi (Malnutrition) when we didn't do the math task or do not want to get any math lesson that day because of boring!
I know, he just wanted to give us sciences, experiences, and the meaning of life.


We have Pak Madattu for Geography lesson
He's calm, never yelled, and never angry to us
He's my favorite teacher, too.
He teach us the soil coats, the erosion, the climate, the weather change, the 7 atmosphere layers, ...
Are there any different between the atmosphere coats and the heaven sky?
On which coats do Pak Madattu now?


I think, Pak Chris and Pak Madattu are watching us now, smiling and knowing that we still love them, miss them, and hoping all the best for them.

Slide : Friends Are Forever



some words for you

F R I E N D S


are like balloons

once U let them go

U can never bring them back

That's why I will tie Utight in my H E A R T


-----------




Troubles as light as air

Love as deep as the ocean

Friends as solid as diamonds

Success as bright as gold

These are my wishes for you

today and forever


----------------------



Always welcome the morning with a new spirit

a smile on u'r face

love in u'r heart

good thought in u'r mind

and you'll have a wonderful day


-------------------------------------




I opened my wallet,

found it empty!

I reached in my pocket,

found few coins,

I searched my heart,

found U and our friendship

then I realized and thank GOD : HOW RICH I AM !


---------------------------------------------------------




Days are 2 busy,

hours are 2 few,

second are 2 fast,

but there is always time 2 say

HAVE A NICE DAY 2 a friend like YOU


---------------------------------------------------------------------------



Do you know the relation between your 2 eyes?

They blink together,

move together,

cry together,

see things together

and sleep together

Eventhough they never see each other

Friendship should be just like that

Friends Are Forever


Friends are forever.

I repeat that sentence and I realize that righteously if friendship have to be permanent,

Wherever they are now,

Whatever they do now,

though they maybe do not remember me anymore.... (huhuhu...crying!!!)

Yup, I think the friendship have to be forever because we...


































































They are the pasts, now, and tomorrows' part

I wish the best for them.



---a

 

THE SOUL © 2008. Template Design By: SkinCorner